Tim Visitasi Kepemimpinan Nasional TK II Sambangi Balai Kota Makassar, Puji Inovasi Digitalisasi Pemkot

  • Bagikan

Baris.id – Makassar, Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII Tahun 2024, yang tergabung dalam Tim Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN), melakukan kunjungan kerja ke Balai Kota Makassar pada Rabu (4/9/2024).

Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, H. Syafi’I, disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, di Ruang Sipakalebbi Balai Kota.

Firman didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Andi Muh. Yasir, serta beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar. Dalam kunjungan tersebut, Tim VKN diperkenalkan dengan sejumlah aplikasi unggulan yang dioperasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, termasuk program Sombere dan Smart City.

“Sombere dan Smart City adalah program unggulan Pemkot Makassar yang menempatkan kota ini pada peringkat 118 dunia dalam Smart City Index. Hanya tiga kota di Indonesia yang berhasil meraih pencapaian ini,” ungkap Firman Hamid Pagarra.

Dr. Suseno, Pembimbing peserta PKN Tingkat II, turut memuji pencapaian Pemkot Makassar dalam mengelola aplikasi-aplikasi terintegrasi. Setelah mendengarkan pemaparan dari Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Isnawati Nur, dan tiga SKPD lainnya, Suseno menyatakan kekagumannya atas keberhasilan Pemkot mengoperasikan total 146 aplikasi layanan publik.

“Saya merasa bangga dan menaruh hormat kepada Pemkot Makassar yang berhasil menjalankan berbagai aplikasi terintegrasi. Hal ini menunjukkan kemajuan luar biasa dalam pelayanan publik digital,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh H. Syafi’I, yang menegaskan bahwa kunjungan ke Makassar adalah pilihan tepat mengingat kota ini dikenal dengan berbagai inovasi layanan publik berbasis digital. Tema PKN kali ini, yaitu digitalisasi layanan umat yang premium dan terjangkau, sangat relevan dengan apa yang diterapkan di Makassar.

“Menunjuk Makassar sebagai lokus VKN adalah pilihan yang sesuai dengan tema pelatihan kami, karena kota ini memiliki berbagai layanan berbasis aplikasi yang sangat unggul,” ungkap Syafi’I.

Syafi’I juga berharap agar para peserta PKN dapat belajar dari kunjungan ini dan menerapkan best practices yang diperoleh dalam proyek perubahan di unit kerja masing-masing.

Di akhir kunjungan, Tim VKN diajak melihat Command Center di lantai 10 Balai Kota Makassar, yang lebih dikenal sebagai War Room. Di tempat tersebut, mereka menyaksikan mekanisme kerja Pemkot dalam memantau CCTV di 230 titik jalan dan 7.260 lorong di seluruh Kota Makassar. Tim VKN juga diberikan gambaran mengenai berbagai aplikasi yang berfungsi untuk memantau keamanan dan efisiensi pelayanan di kota ini.

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *