Makassar – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung upaya pembubaran aksi unjuk rasa yang berlangsung hingga malam hari di Jalan Raya Pendidikan, Kampus UNM Gunungsari, Kota Makassar, Sabtu (2/5/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari ketika sekitar 20 orang tak dikenal yang mengenakan masker keluar dari dalam area kampus dan secara tiba-tiba menutup Jalan Raya Pendidikan menggunakan bambu.
Kelompok tersebut juga mematikan lampu penerangan jalan, sehingga mengganggu aktivitas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Kapolrestabes Makassar segera turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kampus, dalam hal ini Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Dr. Arifin Manggau, S.Pd., M.Pd.
Koordinasi dilakukan guna mencari solusi terbaik atas aksi penutupan jalan yang dinilai meresahkan masyarakat, terlebih karena terjadi pada malam hari.
Selanjutnya, personel gabungan dari Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, dan Polsek Rappocini serta melibatkan dari pihak kampus melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Raya Pendidikan hingga ke area sekitar Kampus UNM Gunungsari.
Melalui langkah cepat dan terukur, aparat kepolisian berhasil membuka kembali akses jalan yang sebelumnya ditutup serta membubarkan kelompok tersebut. Situasi pun berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani setiap aksi unjuk rasa, namun tetap tegas terhadap tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
Ia juga mengimbau agar seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta tidak melakukan aksi yang merugikan masyarakat luas.
“Silakan menyampaikan aspirasi dengan tertib dan sesuai aturan. Kami akan hadir untuk mengawal, namun jika sudah mengganggu kepentingan umum, tentu akan kami tindak secara tegas dan terukur,” tegasnya.


















