MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., kembali menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama masyarakat di salah satu Warkop, Jalan Ujung, Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (24/6/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 180 peserta tersebut menjadi wadah silaturahmi dan dialog antara kepolisian dengan masyarakat.
Turut hadir sejumlah Pejabat Utama Polrestabes Makassar, unsur Tripika Kecamatan Bontoala, para lurah, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, Ketua RT/RW, FKPM, Linmas, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Makassar menjelaskan bahwa program Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu program unggulan Polrestabes Makassar yang telah berjalan sejak Januari 2025 dan terus dilaksanakan secara rutin di seluruh wilayah jajaran Polrestabes Makassar.
“Program Ngopi Kamtibmas ini kami laksanakan untuk mendengar langsung keluhan, masukan, maupun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Dengan bertemu dan berdialog secara langsung, kita dapat bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada di lingkungan,” ujar Kombes Pol. Arya Perdana.
Ia menegaskan bahwa meskipun situasi kamtibmas di Kota Makassar saat ini relatif aman dan kondusif, masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan tidak terlena dengan kondisi tersebut.
“Jangan sampai kita lengah karena merasa situasi aman. Justru ketika masyarakat mulai terlena, pelaku kejahatan sering memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan tindak kriminalitas. Karena itu, kewaspadaan harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.
Kapolrestabes juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan pendidikan moral, akhlak, dan agama bagi anak-anak sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja dan tindak kriminalitas.
“Anak-anak adalah aset masa depan. Peran orang tua sangat penting dalam membimbing dan mengawasi mereka agar tumbuh menjadi generasi yang baik, berakhlak, dan membanggakan keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Arya Perdana mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat, FKPM, Linmas, Lurah hingga Camat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Mari kita bangun komunikasi yang baik, mempererat silaturahmi, dan saling peduli dengan kondisi sekitar. Jika masyarakat memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungannya, maka potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir,” ungkapnya.
Ia juga kembali mengingatkan pentingnya menjadi “polisi bagi diri sendiri” dengan menjaga keamanan di rumah, tertib berlalu lintas, serta meningkatkan kesadaran dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Pada sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah masukan, di antaranya usulan agar unsur Tripika lebih sering turun langsung melakukan pembinaan kepada para pemuda.
Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes menjelaskan bahwa upaya menjaga kamtibmas dilakukan melalui langkah preemtif, preventif, dan represif.
“Ngopi Kamtibmas ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif, yaitu menyampaikan imbauan, mendengarkan aspirasi warga, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Selain itu, kami juga melakukan patroli dan tindakan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran,” jelasnya.
Terkait usulan pembinaan terhadap generasi muda, Kapolrestabes menyatakan dukungannya dan meminta jajarannya untuk terus merangkul serta memberikan ruang positif bagi anak-anak muda.
“Saya sangat setuju. Pemuda harus kita rangkul, kita arahkan, dan kita libatkan dalam kegiatan-kegiatan yang positif. Ini menjadi tugas bersama antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat,” pungkas Kombes Pol. Arya Perdana.
Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara Polri dan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Makassar.


















