Waspadai Luka di Kaki, Tanda-Tanda Luka Diabetes yang Harus Diwaspadai

  • Bagikan

Makassar  – Luka pada kulit bisa dialami siapa saja, misalnya akibat goresan, terjatuh, atau terkena benda tajam. Namun, pada penderita diabetes, luka kecil sekalipun dapat berkembang menjadi masalah berat.

Hal ini terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi sehingga proses penyembuhan melambat, daya tahan tubuh menurun, dan pembuluh darah serta saraf menjadi rusak.

Akibatnya, luka diabetes menjadi lebih mudah terinfeksi dan lebih sulit sembuh daripada luka biasa.

Diambil dari berbagai literatur medis, Perbedaan utama antara luka diabetes dan luka biasa terletak pada proses penyembuhan dan risiko komplikasinya:

  1. Penyembuhan lebih lambat dan sulit pada luka diabetes. Luka pada penderita diabetes biasanya butuh waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk sembuh, jika sudah dirawat dengan benar. sedangkan luka biasa umumnya sembuh 1-2 minggu.
  2. infeksi dan komplikasi pada luka diabetes. Luka diabetes lebih mudah terinfeksi karena kerusakan pembuluh darah dan saraf akibat tingginya kadar gula darah yang menghambat aliran darah dan melemahkan imun. Luka diabetes dapat menimbulkan nanah ,bau tidak sedap, pembengkakan dan jaringan mati.
  3. Pada luka biasa, nyeri biasanya sebanding dengan berat atau luas luka. Pada penderita diabetes, adanya kerusakan saraf (neuropati) bisa membuat luka terasa kurang sakit atau justru nyerinya berlebihan dan tidak sesuai dengan kondisi luka.
  4. Luka diabetes sering muncul di kaki, terutama pada area yang sering mendapatkan tekanan, dan lebih dalam dari tampak luarnya. Luka biasa biasanya lebih dangkal dan jelas kelihatan di permukaan kulit.Pentingnya Pencegahan Luka Diabetes:

Itulah perbedaan luka diabetes dan luka biasa yang perlu diketahui. Pada dasarnya, luka biasa bisa sembuh sendiri tanpa perawatan dokter jika daya tahan tubuh Anda kuat. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh yang baik dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi.

Sebaliknya, luka diabetes sangat membutuhkan perawatan dan pengobatan dari dokter karena luka ini berisiko tinggi menyebabkan infeksi berat hingga amputasi jika terlambat ditangani.

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *