Makassar – Mappacci merupakan suatu acara adat sebagai salah satu rangkaian pelaksanaan pesta pernikahan yang mengungkapkan pengertian pensucian diri, sekaligus sebagai wahana pewarisan nilai-nilai kesucian bagi sang pengantin.
Mappacci berasal dari kata pacci yang berarti bersih, mappacci artinya membersihkan diri. Upacara ini secara simbolik menggunakan daun pacci (daun pacar). Tradisi ini dilaksanakan pada malam hari, jadi mappaci adalah malam pacar bagi calon mempelai.
Melaksanakan adat mappaci berarti calon mempelai telah siap dengan hati yang suci bersih serta ikhlas untuk memasuki alam rumah tangga dengan membersihkan segalanya termasuk, mappacci ati (bersih hati), mappacci nawa-nawa (bersih fikiran), mappacci pangkaukeng (bersih baik tindak laku/perbuatan), mappacci ateka (bersih itikat).
Meletakkan pacci pada calon mempelai biasanya adalah orang-orang yang mempunyai kedudukan sosial yang baik dan punya kehidupan-kehidupan rumah tangga yang baik semua ini mengandung makna agar calon mempelai kelak dikemudian hari dapat hidup bahagia seperti mereka yang meletakkan pacci diatas tangannya.
Shafira, A. N. (2018). Kajian Makna dan Pesan dalam Tradisi Mappacci Pada Pernikahan Masyarakat Bugis di Kabupaten Sinjai. Digiibadmin.unismuh.














